RAIH BERKAH BERSAMA

RAIH BERKAH BERSAMA
Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts

Tetaplah Terjaga dan Bersiap Siaga



JAKARTA (IZI Artikel) - Perjalanan hari terus bergerak tak henti. Detik berubah menjadi menit, lalu berubah menjadi jam, hari, pekan, bulan hingga menjadi genap sebagai tahun. Di sepanjang perubahan ini usia kita pun berubah, bertambah satu demi satu menuju tahapan menua, bahkan mungkin renta. Ini pun bila takdir belum mempertemukannya dengan moment sebuah kematian.

Bertambahnya usia, secara umum diiringi dengan penambahan ilmu pengetahuan dan wawasan. Namun, walau seseorang bertambah ilmu dan pengetahuannya, bahkan mungkin setiap harinya, ternyata sesungguhnya apa yang ia ketahui amat terbatas. Ada begitu banyak ilmu dan pengetahuan lainnya yang berada diluar kemampuan seseorang.

Masih banyak hal di dunia ini yang tidak bisa diketahui dan bisa membuat bingung seorang manusia, walau ia telah dipandang berilmu oleh banyak orang. Kebingungan yang muncul belum tentu karena beberapa sebab yang besar dan substansial, bahkan sejumlah peristiwa sehari-hari pun kita masih suka bingung.

Dalam situasi yang membingungkan, apa yang terlihat dihadapan kita seakan nyata, belum tentu sebenarnya nyata dan seperti apa adanya. Sebaliknya sesuatu yang tak terlihat mata kita, belum tentu hakikatnya tiada.

BEDAkan KEBUTUHAN dan KEINGINAN

Cara Cerdas Kelola Uang: Bedakan KEBUTUHAN dan KEINGINAN

Sahabat pembaca kali ini kita akan membahas bagaimana Cara Cerdas Kelola Uang. Kita tahu bahwa sifat uang itu liar. Jika kita tak pandai mengendalikannya, maka uang yang akan mengendalikan kita. Salah satu teknik yang bisa dipakai untuk mengelola uang adalah dengan memahami perbedaan antara KEBUTUHAN dan KEINGINAN. Berikut penjelasannya. 
https://kreditgogo.com

Kebutuhan & keinginan adalah dua hal yang berbeda. Kebutuhan itu terbatas. Sedangkan keinginan, seringkali tak terbatas. Makan, bisa dikatakan sebagai sebuah kebutuhan. Tapi makan dengan apa, dimana, atau dengan siapa itu didasari keinginan. Rumah adalah kebutuhan, tapi memiliki rumah mewah dengan beragam fasilitas yang wah, maka kebutuhan tersebut sudah menjadi keinginan. Kendaraan, motor atau mobil misalnya adalah kebutuhan.  Namun memaksakan diri untuk memiliki motor dan mobil yang lain, yang lebih bagus, atau sekedar mengkoleksi, maka bisa dikategorikan itu bukan kebutuhan, melainkan keinginan. 

Apakah tak boleh memanjakan keinginan? Tentu boleh selama ada rem yang bisa mengendalikannya. Karena keinginan terutama dalam membelanjakan harta, seringkali dipengaruhi oleh bisikan setan. JIka setan sudah ikut campur, kita tahu ujungnya seperti apa. Bukan ketaatan yang kita peroleh, tapi kemaksiatan yang menjerat. 

Kebutuhan makan bisa dipenuhi dengan sederhana sesuai budget. Namun demi memanjakan indra pengecap, melupakan standar halal dan thoyyib. Kebutuhan kendaraan operasional bisnis bisa dipenuhi dengan sewa. Demi memenuhi keinginan mempunyai mobil pribadi yang terbaru dan bergengsi, memaksakan diri kredit leasing yang jelas riba. Kebutuhan rumah atau kantor bisa dipenuhi dengan mengontrak/sewa. Demi memenuhi keinginan mempunya rumah pribadi yang mewah dan bergengsi, memaksakan diri dengan cicilan KPR yang sarat dengan riba. Tak hanya keimanan kita tergadai, pengelolaan harta pun terbengkalai. 

Allah swt berfirman, "… Janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, niscaya ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah…” (Shฤd: 26).

Akan percuma harta yang diperoleh lewat cara-cara yang kotor, karena hanya akan menimbulkan penderitaan sesudahnya. Akan sia-sia prestise yang diraih dengan menghalalkan segala cara, karena hanya akan membuahkan ketidaktenangan di ujungnya. Kekurangan yang diterima apa adanya dan kondisi hidup yang disyukuri, akan lebih menjanjikan ketenangan dan kebahagiaan.

Rasul saw mengingatkan, "Dua telapak kaki manusia akan selalu tegak (di hadapan Allah), hingga ia ditanya tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang ilmunya untuk apa ia pergunakan, tentang hartanya dari mana ia peroleh dan untuk apa ia belanjakan, dan tentang tubuhnya untuk apa ia korbankan” [HR. Tirmidzi dari Abu Barzah ra.]

Ditulis oleh SBC Global (Syariah Business Coach)

Raja dan Ratu Sederhana



Akhir-akhir ini saya mendapat banyak curhat seputar pesta pernikahan. Demi menjadi raja dan ratu sehari banyak orang yang melakukan persiapan pesta pernikahan sampai berbulan-bulan. Rupanya ada orang yang ingin terlihat "wah" sehingga melakukan pestanya dengan mewah.

Dengan alasan demi harga diri, demi gengsi, demi anak satu-satunya, demi anak pertama atau demi anak bungsu mereka rela mengadakan pesta yang semu. Hanya karena ingin mendapat pengakuaan "hebat" beberapa jam, mereka rela meminjam. Decak kagum bisa jadi mereka dapat dalam waktu sesaat. Namun, usai pesta pernikahan hidup mereka menjadi sekarat.

Be The Winner


Setiap manusia hakikatnya terlahir sebagai seorang pemenang, bayi yg dilahirkan merupakan pemenang dengan cara menangis dia mencari empati kepada orang tuanya. Tenetukan tujuan Anda menjadi The WINNER or The Loser.

3 Hal Untuk Menentukan Bisnis

Pada dasarnya seseorang karyawan pasti tidak ingin selamanya menjadi karyawan, Mereka pasti juga bercita-cita menjadi pengusaha, pemeilik perusahaan, pemilik saham, CEO, menjadi Direketur perusahaannya dan yang terpenting bisa memperkerjakan banyak orang untuk saling membantu mengentaskan pengangguran yang ada.

Mereka yang basicnya karyawan tentu sulit mau bisnis karena belum tau bisnis seperti apa yang akan dibuka, yang cocok dengan mereka. Ide bisnisnya belum ketemu, masih ragu kalau usaha nanti bakal untung ngk ya..? dan banyak lah alasannya..
Untungnya Jadi Pengusaha

Untungnya Jadi Pengusaha


Pernahkah terpikir oleh Anda apa sih sebenarnya Untungnya jadi Pengusaha baik secara individu (mikro dan makro) atau kelompok. Berikut ulasan selengkapnya


A. Kebebasan Finansial

Tidak dipungkiri lagi setiap individu menginginkan kebebasan finansial. Karena finansial mempengaruhi banyak hal, seperti kebutuhan sehari-hari, sekolah anak, rumah, mobil, dll. Ada ungkapan seperti ini “Uang itu bukan segala-galanya tapi segala-galanya pake Uang”. Mau tidur pake uang, mau makan pake uang, sampai buang air kecil saja pake uang. Uang memang bisa menghipnotis perilaku manusia.
Bagi seorang pengusaha Uang itu hal yang kecil, karena mereka sudah membangun asset dari mereka tidak punya apa-apa sampai mempunyai segala hal, pokoknya serba cukup. Bandingkan kalau karyawan uang (gaji)  dibatasi tiap bulan dapatnya sama. Paling-paling naiknya nunggu tahun depan itupun ngk banyak. Kalau karyawan itu sakit / ngk masuk kerja malah berkurang gaji yang didapat. Oleh karena itu sungguh nikmat mejadi Pengusaha, bisa bantu orang lain, mengurangi penganguran di negeri ini.


B. Kebebasan Waktu

Pengusaha itu keuntungnya mempunyai banyak waktu, bisa kumpul dengan keluarga (anak & istri), saudara, tetangga, jalan-jalan kemana pun ngk ada yang ngelarang, mau hari ini kerja besoknya tidak masuk juga ngk ada yang larang. Kapan pun mau kesana kemari juga ngk ada yang larang. Lain halnya karyawan mau melakukan itu semua pasti ngk bisa..!! Nanti bakal kena SP 1 dari kantor dan pemotongan gaji. Bakal kasihan anak istri dirumah. Memang sedih kalau kita jadi karyawan, tahunya cuman disuruh aja. Mau kesana kemari harus ijin dulu kekantor.
Communication and Public Speaking bersama James Gwee

Communication and Public Speaking bersama James Gwee

Alhamdulillah, kemaren tepatnya tgl 02 Juni 2010 ku mengikuti seminar Communication and Public Speaking bersama dengan James Gwee dan Sahabatnya Tjantana Jusman.
Pembukaan yang diawali dengan tarian khas Kalimantan Timur yang dibawakan oleh Penari yang sangat lincah membawakan tarian tersebut. Suasana ramai sekali, diiringi suara sound yang begitu keras dan menggelegar sampai membuat jantung ini berdetak cepat.
Kemudian MC dari Hotel Novotel memberikan sambutan kepada sponsor-sponsor yang membantu terlaksananya acara tersebut. Masuk diacara yang di tunggu - tunggu para peserta, yaitu Master  Communication "James Gwee". Sejenak suana menjadi sangat meriah karena antusias para peserta begitu menakjubkan.
James Gwee menyapa kami semua, "Apa kabar Anda hari ini..?" serentak semua peserta menyaut "Luar biasa dasyat..!!" diiringi dengan tepukkan peserta.

Berbagi sharing tentang bagaimana berkomunikasi dengan baik, cara meningkatkan pelanggan, kemudian diajarkan tekhnik cross selling dan banyak lagi. Memang dalam berbisnis atau mengelola sebuah perusahaan harus dengan komunikasi yang baik terhadap siapa saja. Ini dibuktikan dengan seminar James Gwee, kita diminta menjadi seorang sales yang mempromosikan kepada customer kita. Al hasil semua peserta memcoba. Awalnya memang agak malu-malu kepada peserta yang lain, tapi cuek aja lagiankan kitakan sama-sama belajar. Banyak dech pokoknya ilmu yang disampaikan oleh James Gwee kepada kami. Memang tidak cukup lo dibahas saat seminar saja.

Semoga bisa mengikuti lagi seminarnya James Gwee dijadwal seminar yang lain. Thanks atas sharing ilmunya.

BUSINESS SHARING TDA BPN

Alhamdulillah tgl 12 sept 2012 kemaren telah berlangsung Business sharing yang narasumbernya merupakan seorang wanita paru baya sekitar 60an usianya. Ibu Hj .RR Sri Rahayu seorang pebisnis property dan kelapa sawit.

Ibu rahayu dalam sharingnya mengatakan, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan dalam memulai bisnis.
1. Niat
Dengan niat yang tulus untuk mengubah ekonomi keluarga menjadi baik dan membantu orang lain untuk menjadi lebih baik lagi.
2. Komunikasi
Komunikasi dengan semua pihak akan dapat menyelesaikan sebagian besar masalah, bahkan termasuk masalah permodalan.
Ibu rahyu juga mengatakan bahwa dalam hal permodal, uang bukan merupakan hal utama dalam memulai sebuah bisnis.
3. Pantang menyerah / Don't Give Up
Jika menghadapi masalah dalam hal bisnis atau apapun jangan langsung down, carilah solusi/ jalan keluar permasalahan tersebut dan yang terpenting minta kepada Alloh.
4. Selalu melihat pelung
Memanfaatkan waktu dan kemampuan yang ada untuk melakukan apapun yang bermanfaat. Dalam berbisnis itu harus fokus. Berbisnis jangan hanya satu saja melainkan harus memiliki beberapa bisnis. Berbisnis juga tidak harus memilki barang tapi kita merangkul orang lain mengajak juga dalam menebar rahmat.
5. Selalu bersyukur, berdo'a, sabar dan tawakal.
Bersyukur atas kesehatan maka nikmat sehat akan ditambah oleh Allah, bersyukur atas pendapatan/ penghasilan maka nikmat penghasilan akan ditambah, dan seterusnya.


Sekian dulu sharingnya ya.. ^_^

Jadi Penulis itu Mudah KOK...!!!

Banyak yang beranggapan kalau mau jadi penulis itu harus pinter, kaya, cerdas, terkenal, nilai IPK 3.99, menjadi nomer satu dikelas.Sebenarnya itu semua tidak terlalu berpengaruh, apa lagi kalau kita sebagai penulis pemula. Coba lihat di lingkungan sekitar kita.. ada yang mereka dari kalangan orang tidak mampu bisa jadi penulis, ada juga yang mereka (mohon maaf) tidak memiliki fisik yg sempurna bisa jadi seorang penulis. Mereka tidak ingin sebuah kekurang itu menjadi penghambat mereka  untuk berkreasi di atas tinta seperti seorang penulis terkenal atau menjadi seseorang yg bisa bermanfaat bagi orang lain.

Saya pernah mendengar percakapan seseorang dan dia berkata "sebaik-baiknya kamu adalah orang yg bermanfaat bagi orang lain". Nah..? dari situ ku mulai melihat diri.. menintropeksi diri dan berkata dalam hati "apa yg sudah dan pernah ku perbuat untuk orang lain..?"
Ku sadar banyak hal-hal negatif yang sering ku lakukan, tidak bermanfaat bagi diriku apalagi orang lain. Mulailah sedikit keluar dari zona tersebut sedikit demi sedikit ku belajar menulis. Menulis hal-hal kecil seperti aktifitas ku sehari-hari dari bangun hingga tidur lagi. Karena seringnya ku menulis aktifitas ku sehari-hari membuat ku mulai ketagihan. Aku jadi suka menulis dan sering mencari ide - ide baru untuk dijadikan sebuah tulisan. Selain itu ku juga membiasakan diri untuk membaca buku-buku untuk menemukan ide-ide baru.

Buat temen-temen yg baru terjun di dunia penulis pasti banyak merasakan kendala-kendala yang membuat kita tidak semangat untuk menulis. Contohnya:

INFO BISNIS

Kategori